Rabu, 05 April 2017

Materi Olahraga Kelas 9


BAB 1 PERMAINAN BOLA BESAR
A.               Peraturan Dasar Permainan Bola Basket
Setiap permainan tentunya memiliki peraturan tersendiri. Sekarang, Anda
akan mendalami berbagai peraturan dan strategi yang lebih terperinci. Peraturan
dasar bola basket yang akan dipelajari kali ini meliputi aturan memainkan bola,
mengontrol bola, penguasaan bola, dan nilai tembakan.
1.              Aturan Memainkan Bola Basket
Pada permainan bola basket, bola dimainkan dengan tangan. Menendang bola
atau meninju bola tidak diperkenankan kecuali jika sentuhannya tanpa sengaja.
2.              Aturan Mengontrol Bola Basket
Seorang pemain dikatakan sedang mengontrol bola saat ia berada dalam
posisi akan melakukan lemparan ke dalam atau sedang memegang dan memantulmantulkan
bola dalam permainan.
Suatu regu dikatakan sedang mengontrol bola apabila salah seorang pemain
regu tersebut sedang mengontrol bola atau bola dioperkan di antara pemain regu.
3.              Aturan Penguasaan Bola Basket
Suatu regu menguasai bola sampai bola dikuasai oleh regu lawan atau pada
saat bola telah ditembakan ke arah jaring atau tembakan hukuman.
4.        Nilai Tembakan
Angka terjadi jika bola masuk ke keranjang dari atas. Jika regu dengan sengaja
membuat gol di jaringnya sendiri, maka tidak dihitung.
Namun, jika salah satu pemain tidak sengaja membuat gol
ke jaringnya sendiri, angkanya tetap dicatat sebagai gol
oleh kapten lawannya.
Ketentuan angka tercetak adalah sebagai berikut.
a.      1 angka jika gol dari lemparan bebas.
b.      2 angka jika gol dari lapangan.
c.       3 angka jika gol dari daerah 3 angka.
Jika seorang pemain dengan tidak sengaja
menyebabkan bola masuk jaring dari bawah,
permainan dilanjutkan dengan bola loncat antara 2
pemain yang berlawanan.
Adapun beberapa peraturan lainnya yang
terdapat dalam permainan bola basket.
a.      Pertandingan dinyatakan berakhir karena hal-hal
berikut.
1)      Apabila suatu kesalahan terjadi bersamaan
dengan atau sebelum sinyal pencatat waktu
untuk mengakhiri pertandingan, babak, setengah permainan atau babak tambahan, maka lemparan bebas yang
terjadi sebagai akibat dari kesalahan itu harus dilaksanakan.
2)      Babak, setengah, atau seluruh waktu bermain dihentikan saat pencatat
waktu membunyikan sinyal, untuk menunjukkan akhir waktu bermain.
b.       Pemain yang harus melakukan lemparan ke dalam tidak boleh melanggar
ketentuan berikut.
1)      Melangkah ke lapangan sebelum atau sambil melepas bola.
2)      Menyentuh bola di lapangan sebelum disentuh pemain lain.
3)      Melempar bola melewati papan pantul kepada pemain lain di
lapangan.
4)      Melempar bola dari lapangan depan kepada anggota dari satu regu yang
ada di lapangan belakang.
5)      Bola menyentuh daerah luar lapangan atau menyentuh tiang penyangga
jaring atau memasukkan bola ke jaring sebelum dioper kepada pemain
di lapangan untuk lemparan ke dalam.
6)      Menahan bola lebih dari 5 detik.
c.       Suatu regu dinyatakan kalah oleh penyimpangan berikut.
1)      Regu itu menolak bermain setelah diinstruksikan oleh wasit untuk
melanjutkan pertandingan.
2)      Tindakannya menghalangi pertandingan dilanjutkan.
3)      15 menit setelah waktu bermain regu tidak hadir atau pemain turun ke
lapangan tidak siap.
4)      Regu yang dianggap kalah mendapatkan nilai 0 pada urutan peserta.
5)      Kemenangan diberikan regu lawan dengan angka 20–0.
d.      Pertandingan dinyatakan kalah karena kelalaian berikut.
1)      Jika regu tersebut sedang memimpin perolehan angka dalam
pertandingan, maka angka itu harus dihapus. Jika regu tersebut tidak
sedang memimpin dalam perolehan angka, maka angka yang tercetak
adalah 2–0. Selanjutnya, karena kelalaian tersebut mendapatkan nilai 1
dalam urutan peserta (klasifikasi) dan regu tersebut dinyatakan kalah
2–0.
2)      Suatu regu akan dinyatakan kalah jika jumlah pemain dari regu tersebut
yang ada di lapangan kurang dari 2 orang.
5.                  Posisi Pemain
Bola basket dimainkan oleh dua regu yang setiap regunya beranggotakan
5 orang pemain. Dalam permainan bola basket, pemain dibagi menjadi 3, yaitu
2 orang menjadi penjaga belakang (guard), 2 orang pemain depan (forward), dan
seorang pemain tengah (center).
a.      Pemain Depan
Tugas seorang pemain depan adalah menyusup ke pertahanan lawan. Posisi
ini bersifat sebagai penyerang. Penyerang juga dapat membantu penjaga belakang
menghalangi lawan memasuki daerah pertahanan.
b.      Pemain Tengah
Tugas seorang pemain tengah adalah sebagai berikut.
1) Membendung atau memblok tembakan lawan.
2) Melakukan rebound, yaitu berusaha menguasai atau menangkap bola setelah
tembakan gagal dilakukan.
3) Menjadi target atau sasaran operan teman seregu ketika berada di daerah
pertahanan lawan.
c.       Penjaga Belakang
Seorang penjaga belakang bertugas menjaga daerah belakang. Posisi penjaga
belakang tidak berarti ia harus setiap saat ada di belakang pada saat regunya
melakukan serangan. Akan tetapi, penjaga belakang juga bisa menjadi pemberi
umpan kepada teman seregunya dan sesekali memasukkan bola ke keranjang
lawan. Jadi, penjaga belakang memiliki tugas utama di garis pertahanan.
Latihan 1
Kerjakan latihan berikut dengan benar!
1. Bagaimana ketentuan nilai tembakan dalam permainan bola basket?
2. Kapankah suatu pertandingan dalam bola basket dinyatakan berakhir ?
3. Jelaskan ketentuan pemain dalam permainan bola basket?
4. Lakukanlah cara memainkan bola basket sesuai dengan aturan!
5. Lakukanlah cara mengontrol bola basket sesuai dengan aturan!
B.                 Teknik Dasar Permainan Bola Basket
Teknik-teknik dasar bola basket telah Anda pelajari di kelas X. Beberapa teknik
dasar bola basket yang akan dipelajari kali ini yaitu menembak sambil melayang
(Lay up shot), jump shotscreenblock out, dan rebound. Tembakan lay up adalah
teknik yang sering digunakan. Kita tidak membutuhkan tinggi yang ideal untuk
melakukan tembakan ini. Tembakan ini dilakukan dalam jarak dekat dari keranjang
dan didahului dengan gerakan dua langkah. Tembakan ini bisa dilakukan dari
sisi kiri atau kanan keranjang. Jika menembak dari sisi kanan, gunakan tangan
kanan dengan tolakan kaki kiri dan jika tembakan dilakukan dari sisi kiri, gunakan
tangan kiri dengan tolakan kaki kanan.
a.      Lay Up Shot
1) Cara melakukan lay up shot adalah sebagai berikut
Sikap awal
a) Pemain menangkap bola dengan melompat ke depan.
b) Pemain bergerak menangkap bola sambil melayang.
c) Tangkapan dilakukan dengan dua tangan.
Pelaksanaan
a) Begitu mendarat, langkahkan satu langkah pendek ke depan dan
menolak ke atas sambil mengangkat bola ke atas.
b) Setelah mencapai lompatan tertinggi, tembakkan bola dengan satu
tangan dibantu dengan lecutan dari pergelangan tangan ke ring.
c) Mendaratlah dengan kedua kaki mengeper.
2) Latihan Tembakan Lay Up Shot
Latihan teknik dasar lay up shot dapat dilakukan dengan cara-cara berikut.
Latihan 1
Latihan menembak sambil melayang (5–8 set). Tiap set dilakukan sebanyak
8–10 kali lompatan. Istirahat antarset berlangsung selama 3 menit.
Latihan 2
Latihan secara terpisah menggiring bola dan menembak sambil melayang
tanpa melompat.
Latihan 3
Bentuklah 2 barisan saling berhadapan, dengan jarak 5–7 meter, mulai dari
garis tengah. Bola dipegang oleh salah satu barisan. Kemudian, lakukan
latihan lempar-tangkap bola dan tembakan melayang.
Pelajaran 10 Bola Basket 129
Latihan 4
Latihan dimulai dari garis tengah. Pemain paling depan melakukan dribbling
ke arah ring. Lalu pada jarak tembakan, bola dipegang dengan kedua tangan,
dilanjutkan dua langkah ke depan, melompat, dan menembak bola.
3) Kesalahan Lay Up Shot
Kesalahan yang sering terjadi pada saat melakukan lay up di antaranya
sebagai berikut.
• Langkah pertama terlalu tinggi.
• Menerima bola tidak dalam sikap melayang.
• Bola tidak dilepaskan pada saat berhenti di udara dan atau lengan tidak
diluruskan sehingga pantulan bola menjadi berlebihan.
• Pada saat melayang kaki tidak rileks.
b.      Jump Shot
Jump shot adalah salah satu variasi teknik tembakan
dalam permainan bola basket. Gerak jump shot diiringi
lompatan saat melakukan tembakan. Tujuan dari gerakan
ini adalah untuk menghindari usaha block lawan terhadap
gerakan shot yang Anda lakukan. Teknik melakukan
jump shot adalah sebagai berikut.
1) Berdirilah di depan ring dengan kedua kaki dibuka
selebar bahu.
2) Bola dipegang dengan satu tangan di depan atas
kepala, sementara tangan yang lainnya menahan
bola di sampingnya.
3) Kedua lutut ditekuk, kemudian meloncat ke atas
dengan tolakan dua kaki.
4) Pada saat tubuh melayang di atas, dorong bola
ke arah atas keranjang dengan lecutan dari
pergelangan tangan sehingga bola meluncur
dengan arah parabola dan masuk ke dalam
keranjang.
c.       Screen
Screen adalah suatu gerakan pemain penyerang untuk membebaskan teman
dari penjagaan lawan. Teknik gerak screen dilakukan dengan mencoba menutup
arah pergerakan lawan yang menjaga teman kita, dan membuka pergerakan teman
untuk bergerak melewati belakang badan teman yang melakukan screen.
d.      Block out
Block out adalah suatu gerakan yang dilakukan dengan tujuan untuk menutup
pergerakan lawan. Gerak ini dapat dilakukan dalam situasi berikut.
1) Mengambil posisi sebelum mengambil bola.
2) Membuka pergerakan teman yang lain untuk mengambil bola.
3) Mengambil posisi sebelum melakukan rebound.
Gerak block out dilakukan dengan memposisikan badan membelakangi lawan
dengan kedua kaki dan kedua lengan dibuka, sehingga lawan akan semakin
sulit untuk mengambil bola. Gerak block out ini lebih sering digunakan pada saat
melakukan rebound.
e.       Rebound
Rebound adalah istilah dimana seorang pemain menangkap atau
mendapatkan bola pantul yang tidak berhasil masuk
yang ditembakkan oleh pemain lain. Rebound
lebih efektif jika dilakukan oleh orang yang
bertubuh lebih tinggi dan lebih dekat dengan
ring basket.
Rebound terbagi menjadi 2 jenis, yaitu
offensive rebound dan defensive rebound. Ofensive
rebound terjadi jika pemain mendapatkan
bola pantul yang tidak masuk yang
ditembak oleh teman. Adapun defensive
rebound terjadi jika pemain mendapatkan
bola pantul yang tidak berhasil masuk
yang ditembak oleh pihak lawan.
Kemampuan dapat diasah melalui latihan yang disiplin dan kontinu.

sumber;  http://juliaptr.blogspot.co.id/2016/03/materi-olahraga-kelas-9.html (Minggu, 2 April 2017)

Materi Matematika kelas 9

Frekuensi Harapan Suatu Kejadian

Semakin banyak kupon undian berhadiah yang Anda kirimkan, harapan Anda untuk mendapatkan hadiah tersebut semakin besar. Harapan Anda untuk mendapatkan hadiah undian di dalam matematika disebut frekuensi harapan. Jadi,frekuensi harapan suatu kejadian adalah harapan banyaknya muncul suatu kejadian dari sejumlah percobaan yang dilakukan. Konsep frekuensi harapan sangat erat sekali kaitannya dengan konsep peluang. Oleh karena itu, Anda harus paham terlebih dahulu dengan konsep peluang khususnya tentang rumus mencari peluang suatu kejadiandan nilai peluang suatu kejadian. Frekuensi harapan biasanya dilambangkan dengan Fh. Secara matematis ditulis
Fh = P(K) . N
Dengan:
P(K)  = peluang kejadian K
N       = banyaknya percobaan
Untuk memantapkan pemahaman Anda tentang frekuensi harapan suatu kejadian, perhatikan contoh soal di bawah ini.
Contoh Soal 1
Diketahui bahwa peluang seorang penembak akan menembak tepat mengenai sasaran adalah 0,69. Di antara 100 orang penembak, (a) berapa orang yang diperkirakan menembak tepat mengenai sasaran? (b) Berapa orang yang diperkirakan menembak tidak tepat mengenai sasaran?

Penyelesaian:
Untuk mencari berapa orang yang diperkirakan menembak tepat mengenai sasaran, dapat digunakan rumus frekuensi harapan suatu kejadian. Di mana P(K) = 0,69 dan N = 100 orang, maka:
Fh = P(K) . N
Fh = 0,69 . 100 orang
Fh = 69 orang
Jadi, banyak orang yang diperkirakan menembak tepat mengenai sasaran adalah 69 orang.
Untuk mencari berapa orang yang diperkirakan menembak tidak tepat mengenai sasaran, kita harus mencari peluangnya terlebih dahulu. Misalkan L merupakan kejadian orang yang menembak tidak tepat mengenai sasaran, maka:
P(L) = 1 − P(K)
P(L) = 1 – 0,69
P(L) = 0,31
Banyak orang yang diperkirakan menembak tidak tepat mengenai sasaran dapat digunakan rumus frekuensi harapan yakni:
Fh = P(L) . N
Fh = 0,31 . 100 orang
Fh = 31 orang
Jadi, banyak orang yang diperkirakan menembak tidak tepat mengenai sasaran adalah 31 orang.
Contoh Soal 2
Wedra melemparkan sebuah dadu sebanyak 180 kali. Tentukan frekuensi harapan munculnya muka dadu bertitik:
a). ganjil,
b). genap,
c). lebih dari 3.
Penyelesaian:
N = 180 kali dan ruang sampel dari dadu tersebut adalah S = {1, 2, 3, 4, 5, 6} sehingga n(S) = 6, maka:
a). Peluang munculnya muka dadu yang bertitik ganjil atau K = {1, 3, 5} atau n(K) = 3 adalah:
P(K) = n(K)/n(S)
P(K) = 3/6
P(K) = ½
Frekuensi harapan munculnya muka dadu bertitik ganjil yakni:
Fh = P(K) . N
Fh = ½ . 180 kali
Fh = 90 kali
b). Peluang munculnya muka dadu yang bertitik genap atau K = {2, 4, 6} atau n(K) = 3 adalah:
P(K) = n(K)/n(S)
P(K) = 3/6
P(K) = ½
Frekuensi harapan munculnya muka dadu bertitik genap yakni:
Fh = P(K) . N
Fh = ½ . 180 kali
Fh = 90 kali
c). Peluang munculnya muka dadu yang bertitik lebih dari 3 atau K = {4, 5, 6} atau n(K) = 3 adalah:
P(K) = n(K)/n(S)
P(K) = 3/6
P(K) = ½
Frekuensi harapan munculnya muka dadu bertitik lebih dari 3 yakni:
Fh = P(K) . N
Fh = ½ . 180 kali
Fh = 90 kali
Demikianlah postingan Mafia Online tentang frekuensi harapan suatu kejadian. Mohon maaf jika ada kata-kata dan atau perhitungan yang salah dari postingan di atas.

sumber; http://juliaptr.blogspot.co.id/2016/03/materi-matematika-kelas-9.html

Senin, 03 April 2017

Rangkuman Bahasa Indonesia Kelas 9 Bab 1
Memahami Struktur Teks Eksemplum
Eksemplum adalah jenis genre cerita yang berkaitan dengan insideen yang di dalamnya terdapat beberapa hal yang menjadi insiden. Teks eksemplum intinya tidak terletak pada cerita yang ada dalam teks, tetapi terdapat pada nilai atau pelajaran yang ingin disampaikan melalui ilustrasi cerita yang disampaikan.
Struktur Teks Eksemplum :
  • Abstrak – Inti peristiwa sebagai pengantar yang menggambarkan peristiwa yang akan diceritakan
  • Orientasi – Bagian pembuka cerita/ awal cerita
  • Insiden – Peristiwa yang tidak diinginkan
  • Interpretasi -Makna/ pesan dari cerita yang disampaikan
  • Koda – Bagian penutup cerita
Ciri Teks Kebahasaan
1.Kalimat Kompleks
Yaitu kalimat yang terdiri dari atas lebih dari satu aksi perisitiwa atau keadaan sehingga mempunyai lebih dari satu verba utama dan lebih dari satu struktur. Macam macam kalimat kompleks :
  • Kalimat kompleks parataktik – Adalah kalimat kompleks yang terdiri atas dua struktur atau lebih yang dinyatakan dengan hubungan konjungtif sejajar dengan makna, antara lain, dan, tetapi, atau.
  • Kalimat kompleks hipotaktif – Adalah kalimat kompleks yang dapat dinyatakan dengan hubungan konjungtif saja dan tidak sejajar dengan makna, antara lain apabila, jika, karena, ketika.
2. Kata Rujukan 
Adalah satu kata yang merujuk pada kata lain dan memperlihatkan keterikatannya. Macam- macam kata ganti :
a. Kata Ganti Orang
  • Kata ganti orang pertama
-Tunggal : aku,saya, daku, ku, -ku.   -Jamak : kami,kita
  • Kata ganti orang kedua
-Tunggal : kamu, anda, engkau, kau, -mu. -Jamak : kalian, kamu sekalian
  • Kata ganti orang ketiga
-Tunggal : dia, beliau, ia, -nya. -Jamak : mereka, -nya
b. Kata Ganti Petunjuk
  1. Umum : Ini, itu
  2. Tempat : sana, situ, di sini, ke sana
  3. Ihwal : begini, begitu
  4. Penanya
  • Benda/orang : apa,siapa,mana
  • Waktu : kapan, bilamana
  • Tempat : di mana, ke mana
  • Keadaan : bagaimana, mengapa
  • Jumlah : berapa
c. Kata Ganti yang Merujuk pada Orang/ Benda Tertentu
Contoh : sesuatu, seseorang, barang siapa, siapa, apa, apa-apa, anu
3. Kata Hubung/ Konjungsi
Adalah kata yang fungsinya sebagai penghubung kata, frasa, atau kalimat. Macam- macam :
  • Konjungsi koordinatif : dan, namun, tetapi, atau, padahal
  • Konjungsi korelatif : jangankan, -pun, baik…maupun, bukan hanya…., melainkan, tidak hanya…., tetapi juga
  • Konjungsi subordinatif : kalau, jika, bila, tanpa, meskipun, sehingga, sampai, seolah-olah.
Membedakan Teks Eksemplum dan Teks Cerpen
Struktur Teks Cerpen     : Orientasi – komplikasi – resolusi
Struktur Teks Eksemplum : Abstrak – Orientasi – Insiden – Interpretasi – Koda
Menyusun Teks Eksemplum 
Langkah langkah :
  1. Menentukan tema atau topik
  2. Menentukan bagian bagian yang meyusun teks
Fitur bahasa pada teks eksemplum :
  1. Menggunakan bahasa naratif
  2. Menunjukkan urutan peristiwa yang jelas
  3. Menghadirkan diri penulis
  4. Menggunakan proses relasional untuk mengeksplorasi penilaian
  5. Menggunakan referensi teks dan hubungan leksikal untuk menunjuk pada nilai-nilai yang disarankan oleh peristiwa
Menelaah dan Merevisi Teks Eksemplum
Penggunaan tanda baca :
1.Tanda Baca Koma (,)
Digunakan untuk :
  • Memisahkan anak kalimat dengan induk
  • Memisahkan kalimat setara
  • Memisahkan petikan langsung
  • Mengapit keterangan tambahan
2. Tanda Petik (“….”)
Digunakan untuk :
  • Mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan
  • Mengapit judul syair
  • Mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal/mempunyai arti khusus
  • Tanda baca penutup kalimat
3. Tanda Elipsis (…)
Digunakan untuk :
  • Dipakai dalam kalimat yang terputus putus
  • Untuk menunjukkan bahwa dalam satu kalimat ada yang dihilangkan
4. Tanda Kurung ((… ))
Digunakan untuk :
  • Mengapit tambahan keterangan atau penjelasan
  • Mengapit huruf atau kata yang kehadirannya dalam teks dapat dihilangkan
Meringkas Teks Eksemplum
Langkah – langkah :
  1. Membaca teks yang akan diringkas dengan teliti dan cermat
  2. Menandai pokok-pokok yang menjadi inti teks
  3. Merangkai kembali dengan kalimat sendiri teks tersebut secara ringkas berdasarlan pokok inti yang telah dicatat
  4. Menyunting ringkasa, baik dari sedi isi maupun bahasa
Rangkuman IPA Biologi BAB 1 kelas 9

Bab 1: Sistem Ekskresi Pada Manusia
  1. Untuk mengeluarkan zat sisa, tubuh manusia dilengkapi dengan alat ekskresi berupa ginjal, kulit, hati dan paru-paru.
  2. Ginjal terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian luar berupa kulit ginjal (korteks) bagian kedua berupa sumsum ginjal (medulla), dan bagian ketiga berupa rongga ginjal (pelvis).
  3. Penyaringan darah yang dilakukan oleh ginjal terjadi melalui tiga proses, yaitu penyaringan, penyerapan kembali zat-zat yang dibutuhkan tubuh, dan penambahan zat-zat pada urine.
  4. Zat-zat yang terdapat dalam urine sesungguhnya atau urine sekunder dalam keadaan normal adalah sebagai berikut. #Air 95% #Urea, amonia, dan asam ureat yang merupakan hasil metabolisme protein. #Garam-garam mineral, terutama garam dapur (NaCl). #Zat warna empedu yang menyebabkan urine berwarna kuning. #Zat-zat yang berlebihan dalam darah, seperti hormone dan vitamin.
  5. Kulit manusia terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kulit ari (epidermis), kulit jangat (dermis), dan jaringan ikat bawah kulit.
  6. Selain sebagai tempat pengeluaran, kulit juga berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh, tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D, tempat menyimpan kelebihan lemak, sebagai pelindung, dan indra peraba.
  7. Hati dapat dikatakan sebagai alat sekresi karena hati menghasilkan empedu, dan sebagai alat ekskresi karena empedu yang dikeluarkan mengandung zat sisa yang berasal dari sel darah merah yang rusak dan dihancur kan di dalam limpa.
  8. Paru-paru adalah organ yang bertindak sebagai alat pernapasan, tapi selain itu paru-paru juga bertindak sebagai alat ekskresi dengan mengeluarkan karbondioksida dan uap air.
Rangkuman Materi Agama Islam kelas 9

BAB 1 Al  Qur’an  Surah  At-Tin

  1. Surah at-Tin merupakan surah Makkiyah, yaitu surah yang diturunkan di kota mekah.
  2. Surah at-Tin terdiri dari delapan ayat.
  3. Isi dari surah at-Tin adalah bahwa manusia merupakan makhluk yang baik, tetapi juga bisa menjadi makhluk yang rendah jika manusia tidak beriman dan beramal saleh.

BAB 2 Hadis Tentang Menuntut Ilmu

Banyak dalil yang berhubungan dengan kewajiban untuk menuntut ilmu, antara lain:
  1. menuntut ilmu itu wajib bagi orang Islam,
  2. carilah ilmu meskipun ke negeri Cina,
  3. carilah ilmu dari buaian ibu hingga liang lahat.

BAB 3 Iman Kepada Hari Akhir

  1. Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang ke lima dan kita wajib untuk mempercayainya.
  2. Hari kiamat dapat dibedakan menjadi dua yaitu kiamat Sugro dan kiamat Kubro
  3. Dengan iman terhadap hari akhir kita akan menjadi hati-hati waspada dan rajin beribadah.

BAB 4 Qanaah Dan Tasamuh

  1. Qanaah adalah merasa cukup atas pemberian dari Allah swt. setelah berusaha dan berdoa.
  2. Tasamuh adalah saling menghormati dan menghargai antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya.
  3. Penerapan perilaku tasamuh antara lain:
    a. Terhadap sesama teman
    b. Terhadap sesama pemeluk agama Islam
    c. Terhadap non muslim

BAB 5 Penyembelihan Hewan

  1. Menyembelih hewan berarti mematikan hewan dengan cara memotong saluran nafas dan saluran makanan serta urat nadi utama di leher hewan tersebut.
  2. Kurban yaitu tindakan menyembelih binatang tertentu atas dasar perintah Allah swt. dan petunjuk dari Rasulullah saw. dengan harapan agar dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah swt.
  3. Hewan yang dapat dijadikan kurban adalah domba kambing, unta, sapi atau kerbau.
  4. Aqiqoh adalah menyembelih kambing sebagai tanda syukur kepada Allah swt. atas lahirnya anak laki-laki atau perempuan.

BAB 6 Haji dan Umrah

  1. Syarat, rukun dan wajib haji
    1. Syarat haji
      1. Islam
      2. Balig (dewasa)
      3. Berakal sehat
      4. Merdeka
      5. Istitaah (mampu)
    2. Rukun haji
      1. Ihram
      2. Wukuf di ‘Arafah
      3. Tawaf  Ifadah
      4. Sa’i
      5. Bercukur
      6. Tertib
    3. Wajib haji
      1. Niat Ihram di Mikat
      2. Mabit di Muzalifah
      3. Mabit di Mina
      4. Melontar jumlah Ula, Wusta dan ‘Akabah
      5. Tawaf Wada.
  2. Kegiatan yang dilakukan selama haji
    1. Bersuci
    2. Ihram (niat haji)
    3. Berangkat menuju ‘Arafah dengan membaca talbiah, salawat dan do’a
    4. Wukuf di ‘Arafah pada tanggal 9 Zulhijah
    5. Berangkat menuju Muzalifah sehabis Magrib
    6. Mabit di Muzalifah pada malam tanggal 10 Zulhijah
    7. Kegiatan di Mina (mabit dan melempar jumrah)
    8. Kembali ke Mekkah (tawaf ifadah dan tawaf wada)

BAB 7 Sejarah Perkembangan Islam Di Nusantara

  1. Islam masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan, pendidikan, dan sosial budaya.
  2. Penyebaran Islam di Indonesia dilakukan dengan melalui beberapa peranan, seperti:
    a. peranan ulama
    b. peranan perdagangan
    c. peranan pendidikan
    d. peranan pernikahan
  3. Terdapat banyak kerajaan Islam di Indonesia, antara lain Kerajaan Samudra Pasai, Kerajan Aceh, Kerajaan Demak, Kerajaan Pajang, Kerajaan Mataram Baru, Kerajaan Cirebon, Kerajaan Banten, Kerajaan Gowa-Tallo, Kerajaan Ternate dan Tidore.

BAB 8 Al-Qur’an Surah Al-Insyirah

  1. Dalam hidup kita harus selalu merasa optimis karena nikmat yang diberikan Allah swt. adalah tiada batas.
  2. Jangan pernah berputus asa karena dibalik setiap kesulitan pasti ada kemudahan.
  3. Berhasil atau tidaknya dalam melakukan sesuatu sangat ditentukan oleh kesungguhan usaha yang dilakukan.

BAB 9 Hadis Tentang Kebersihan

  1. Allah itu suci dan menyukai hal-hal yang suci.
  2. Allah itu bersih dan menyukai hal-hal yang bersih.
  3. Allah itu mulia dan menyukai hal-hal yang mulia.
  4. Allah itu indah dan menyukai hal-hal yang indah.
  5. Perilaku bersih itu termasuk bagian dari keimanan.
  6. Sesuatu amal akan diterima oleh Allah jika bersih.

BAB 10 Beriman Kepada Qada Dan Qadar

Qadanya dengan cara berusaha, berdoa akan tawakkal yang akan menentukan hasilnya (takdirnya).
  1. Ciri-ciri orang beriman kepada qada dan qadar adalah:
    1. selalu beriktiar dengaan sungguh untuk meraih ridha Allah swt.
    2. Bertawakal kepada Allah swt. atas segala sesuatu yang diusahakannya.
    3. Jika usahanya belum berhasil, tidak putus asa
    4. Berusaha sungguh-sungguh agar dapat meraih prestasi yang diinginkan
    5. Selau berdoa kepada Allah swt.
  2. Pengertian
    1. Qada adalah keputusan Allah swt. terhadap Makhluk-Nya atas segala sesuatu yang akan terjadi di dunia maupun di akhirat.
    2. Qadar adalah segala ketentuan Allah swt. terhadap makhluk-Nya atas segala sesuatu yang telah terjadi.
    Hubungan antara qada dan qadar adalah qada keputusan yang belum terjadi (rencana) sedangkan qadar peristiwa setelah terjadi, sehinggga jika terjadi musibah, memang sebelumnya sudah direncanakan (di qada) oleh Allah dan kejadiannya pun sudah Allah takdirkan.
  3. Segala sesuatu selain Allah sudah diqadakan oleh-Nya, sehingga makhluknya harus berdoa dengan sungguh-sungguh agar qadanya baik sehingga takdirnyapun juga baik.

BAB 11 Takabur

  1. Takabur atau sombong adalah tindakan menolak kebenaran dan merendahkan manusia
  2. Contoh orang takabur adalah Fira’‘un, Karun dan abu Jahal
  3. Akibat negatif dari sifat takabur adalah:
    1. tidak mau menerima kebenaran
    2. meremehkan orang lain
    3. tidak bersyukur kepada Allah swt.
    4. tidak disukai oleh orang lain
    5. Dekat dengan setan dan diancam akan ditempatkan di neraka

BAB 12 Salat Sunah Berjamaah dan Munfarid

  1. Salat sunah berjamaah antara lain:
    – Salat tarawih
    – Salat Idul Fitri
    – Salat idul Adha
  2. Salat sunah munfarid antara lain:
    – Salat Tahiyatul Masjid
    – Salat Tahajud
    – Salat Istikharah
    – Salat Sunah Rawatib
    – Salat Duha
  3. Salat sunah dilakukan sebagai salah satu cara untuk menyempurnakan salat fardu/wajib.

BAB 13 Seni Budaya Tradisi Islam

  1. Seni tradisi Islam yakni:
    1. seni bangunan
    2. seni ukir
    3. kaligrafi
    4. seni tari
    5. seni musik
    6. seni pertunjukan
    7. seni sastra
  2. Jenis-jenis karya sastra:
    1. hikayat
    2. babat
    3. suluk
  3. Karya-karya suluk:
    1. kitab bonang
    2. syair perahu
    3. syair dagang
Bab 1 PKN kelas 9

1. Pembelaan Negara

  • Negara adalah wadah organisasi dari sekelompok orang dalam suatu wilayah yang diatur oleh pemerintah secara sah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut negara memiliki fungsi pertahanan, fungsi keamanan dan ketertiban, fungsi kesejahteraan dan kemakmuran, dan fungsi keadilan.
  • Suatu negara harus memenuhi unsur-unsur konstitutif dan unsur deklaratif. Unsur konstitutif terdiri atas wilayah, rakyat, dan pemerintahan yang berdaulat. Sementara unsur deklaratif ialah pengakuan dari negara lain.
  • Pembelaan negara atau bela negara adalah tekad, sikap dan tindakan warga negara yang teratur, menyeluruh, terpadu, dan berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air serta kesadaran hidup berbangsa dan bernegara. Bagi warga negara Indonesia, upaya pembelaan negara dilandasi oleh kecintaan pada tanah air Indonesia dan kesadaran berbangsa, bernegara dengan keyakinan pada Pancasila sebagai dasar negara serta berpijak pada UUD 1945 sebagai konstitusi negara.
  • Dasar hukum pembelaan negara antara lain dalam UUD 1945 pasal 27 ayat (1), pasal 27 ayat (3), pasal 30 ayat (1) dan ayat (2) , dan UU No. 3 Tahun 2002.
  • Pentingnya membela negara antara lain kemerdekaan dan kedaulatan negara dapat dipertahankan, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat dipertahankan, segenap bangsa dapat terselamatkan dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara, kesejahteraan dan keadilan masyarakat Indonesia dapat terwujud, negara dan bangsa Indonesia dihormati oleh masyarakat internasional, serta negara dan bangsa Indonesia dapat berperan serta dalam mewujudkan perdamaian dunia.
  • Keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara diselenggarakan melalui Pendidikan Kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau wajib, dan pengabdian sesuai dengan profesi.
  • Peran serta warga negara dalam usaha pembelaan negara dapat dilakukan dalam berbagai lingkungan dan bidang kehidupan
Bab 1 Seni Budaya kelas 9
Pengertian Seni Lukis
Menurut Soedarso, melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan datar dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu, dengan melibatkan ekspresi, emosi, dan gagasan pencipta secara penuh.
Secara umum, seni lukis adalah sebuah pengembangan dari menggambar, bisanya memiliki keunikann/ ciri khas tertentu.
Aliran Gaya Lukis
Adalah ciri khas, tema, teknik yang ada dalam karya lukisan. Ada 3 aliran dalam seni lukis :
a. Representatif 
Perwujudan gaya seni rupa yang menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyrakat dan gaya alam. Dibagi 3 :
  • Naturalisme – penggambarannya alami/ sesuai dengan alam
  • Realisme       – apa adanya tanpa menambah/ mengurangi objek, sesuai kenyataan
  • Romantisme – bersifat imajinatif, melukiskan peristiwa dahsyat/ kejadian dramatis
b. Deformatif
Perubahan bentuk dari aslinya sehingga menghasilkan bentuk baru namun tdk       meninggalkan bentuk asli. Yang termasuk :
  • Ekspresionisme – penggambarannya sesuai keadaan jiwa pelukis
  • Impresionisme  –  penggambarannya sesuai keadaan objek saat dilukis
  • Surialisme           – menyerupai bentuk bentuk di dalam mimpi
  • Kubisme               – penggamabarannya berupa bidang segi empat/kubus
c. Nonrepresentatif 
Adalah suatu bentuk yang sulit untuk dikenal karna sudah meninggalkan bentuk aslinya.
Tema Seni Rupa
Tema dalam pembuatan seni rupa yaitu hubungan manusia dengan :
  • Dirinya
  • Manusia lain
  • Alam sekitar
  • Benda
  • Aktifitasnya
  • Alam khayal
Alat dan Bahan
  • Pensil – Jenisnya dibedakan berdasarkan kekerasan atau kehitaman karbonnya
  • Pensil arang – Sifatnya hitam pekat dan agak sulit dihapus
  • Pastel & krayon – Pastel berwarna lembut, krayon berwarna mengkilat dan sedikit berminyak.